Herry Asdar Nilai Potensi Wisata di Zona Pesisir Harus Dimanfaatkan Lebih Maksimal

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Potensi Pariwisata di kawasan Pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara sejauh ini belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan secara maksimal baik oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.

 

Padahal kalau digarap secara maksimal, ini akan menjadi peluang besar bagi pemasukan daerah. Dan tentu saja dampaknya paling dirasakan oleh masyarakat sekitar, termasuk para pelaku usaha kecil lokal.

 

Anggota DPRD Kukar Herry Asdar menilai potensi pariwisata harus bisa di kelola secara tepat untuk dikembangkan. Dalam mengembangkan sektor pariwisata perlu kolaborasi semua pihak, mulai masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah daerah, sehingga kawasan wisata di wilayah pesisir benar-benar memiliki nilai jual yang menguntungkan semua pihak.

 

Seperti di zona pesisir Dapil III Kecamatan Muara Badak, Anggan dan Marang Kayu yang memiliki Pantai. Sementara pengelolaan wisata pantai saat ini ada yang kelola secara mandiri atau sendiri-sendiri, baik perorangan, kelompok.

 

"Sektor pariwisata ini diyakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, tapi sektor pariwisata juga perlu dukungan dan penataan dari pemerintah daerah agar berjalan maksimal," kata Herry Asdar pada media, Senin (28/10/2024).

 

Menurutnya, sektor pariwisata ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Khususnya masyarakat pesisir harus jeli dalam mengambil peluang bisnis dibidang pariwisata.

 

"Jika sektor pariwisata itu sudah berjalan dengan baik, pastinya dapat memberikan kontribusi kepada daerah dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ucapnya.

 

“Saya rasa kedepannya itu yang bisa menunjang termasuk dengan PAD kita. Selama ini kan bergantung kepada Dana Bagi Hasil (DBH). Semoga ke depan khususnya Kukar PAD tambah besar dari sektor pariwisata," tambahnya.

 

Diketahui, Pemkab Kukar telah mendukung sektor pariwisata di sejumlah Kecamatan. Dukungan itu diberikan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) Bupati.

 

Sementara dukungan yang diberikan berupa bantuan sarana dan prasarana pariwisata. Tujuan bantuan itu ialah untuk memikat daya tarik pengunjung dan dapat memaksimalkan pengelolaan pariwisata.

Adapun bantuan yang diberikan diantaranya tenda glamping, banana boot, sepeda, toilet dan lainnya. Selain bantuan sapras, ada juga peningkatan SDM bagi pengelola wisata. (adv/riz)